







TNI AL-Puspenerbal (30/3/2026) | Pangkalan Udara TNI Angkatan Laut (Lanudal) Kupang melaksanakan pembukaan Latihan Geladi Tugas Tempur (Glagaspur) P-1 Tahun Anggaran 2026 dengan tema “Lanudal Kupang melaksanakan Latihan Geladi Tugas Tempur TA 2026 di wilayah Lanudal Kupang guna mendukung fungsi Penerbangan TNI Angkatan Laut”, yang digelar di Gedung Serbaguna Lanudal Kupang, Senin (30/03).
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Lanudal Kupang. Pembukaan latihan dipimpin langsung oleh Komandan Lanudal Kupang Letkol Laut (P) Erich Yuliontirta Wibawa, S.I.P., CHRMP., CSPP., selaku Perwira Penyelenggara Latihan (Papelat). Latihan direncanakan berlangsung selama enam hari sebagai bagian dari program pembinaan kesiapsiagaan pangkalan yang dilaksanakan secara bertingkat dan berlanjut.
Dalam sambutannya, Komandan Lanudal Kupang menekankan bahwa latihan Glagaspur merupakan sarana strategis dalam membentuk prajurit yang profesional, tangguh, dan siap operasional.
“Latihan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan bagian dari upaya kita dalam mengasah ketajaman prajurit agar memiliki kesiapan dan kemampuan yang optimal dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegasnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa pada tahap P-1, latihan difokuskan pada peningkatan kemampuan dasar perorangan sesuai bidang tugas masing-masing, sehingga setiap prajurit memiliki standar kemampuan dan keterampilan yang sesuai dengan tugas pokok dan fungsi asasinya.
Dalam pelaksanaannya, materi latihan diarahkan pada peningkatan kemampuan dasar keprajuritan melalui P5T yang meliputi Peraturan Penghormatan Militer (PPM), Peraturan Baris-Berbaris (PBB), Peraturan Disiplin Militer (PDM), Peraturan Dinas Garnisun (PDG), Peraturan Dinas Dalam (PDD) khas TNI AL, serta Tata Upacara Militer (TUM) sebagai fondasi sikap dan perilaku prajurit.
Selanjutnya, latihan menembak dilaksanakan untuk membentuk kemampuan dasar tempur prajurit yang mencakup aspek keselamatan, penguasaan senjata, serta teknik dasar menembak guna meningkatkan akurasi dan kesiapan individu dalam pelaksanaan tugas operasi.
Adapun pada aspek pertahanan pangkalan, latihan difokuskan pada kemampuan respons cepat terhadap berbagai bentuk ancaman melalui simulasi peran bahaya umum, peran bahaya udara, peran bahaya kebakaran, peran anti huru-hara, serta evakuasi medis udara sebagai bagian dari sistem pertahanan pangkalan yang terintegrasi.
Untuk meningkatkan kualitas latihan, kegiatan ini juga melibatkan instruktur dari satuan luar, di antaranya Korps Marinir serta satuan pemadam kebakaran Bandara (ARFF/Airport Rescue & Fire Fighting), sehingga memberikan pengayaan materi serta pengalaman latihan yang lebih komprehensif bagi seluruh peserta.
Melalui pelaksanaan latihan ini, Lanudal Kupang diharapkan semakin siap dalam menghadapi berbagai dinamika tugas serta mampu menjaga kesiapsiagaan operasional pangkalan dalam mendukung fungsi penerbangan TNI Angkatan Laut di wilayah.
0 Komentar